Wring vs Squeeze vs Crumple vs Scrunch: Apa Bedanya?

By | March 16, 2022

Sobat pembaca setia, dalam tulisan sederhana ini akan dibahas empat verba yang dalam bahasa Indonesia sering diartikan memeras atau meremas, aktivitas yang dilakukan tangan dengan menggunakan tekanan. Keempat verba ini memang mirip, tetapi tidak sama. Mari kita bahas satu per satu.

WRING

Verba ini, seperti halnya kata-kata pada umumnya, mempunyai beberapa makna, baik literal maupun figuratif. Salah satu arti harafiah dari kata ini diberikan oleh kamus online ini. Kamus online Cambridge Dictionary mendefinisikan verba ini sebagai “to hold something tightly with both hands and twist it by turning your hands in opposite directions“- memegang sesuatu dengan erat dengan kedua tangan dan memuntirnya dengan kedua tangan dalam arah yang berlawanan.

Memperhatikan definisi tersebut, tampaknya verba ini lebih pas diartikan memeras. Pasti sobat sudah pernah memeras pakaian basah sebelum digantung di bawah sinar matahari agar cepat kering. Anda pegang pakaian atau handuk basah yang hendak sobat gantung, kemudian memerasnya dengan cara memuntir dengan kedua tangan ke arah  berlawanan sampai cairan yang ada di dalamnya keluar. Setelah itu barulah sobat menggantung pakaian atau handuk tersebut di bawah sinar matahari. Tampaknya, verba ini paling sering digunakan dalam konteks ini.

  • Tina wrings the shirts before she hangs them on an outside line to dry. – Tina memeras kaos-kaos itu sebelum menggantungnya di tali jemuran di luar.
  • I wrung the towel and then hung-dry it in the sun. – Saya memeras handuk itu dan menggantungnya di bawah matahari.

SQUEEZE

Verba ini juga diartikan memeras suatu objek sehingga cairan atau isi di dalamnya keluar. Tetapi cara memerasnya berbeda dengan wring. Coba perhatikan definisi yang diberikan kamus online Cambridge Dictionary ini: “to press something firmly, especially from all sides in order to change its shape, reduce its size, or remove liquid from it”- menekan sesuatu dengan kuat, lazimnya dari segala arah untuk mengubah bentuknya, mengurangi ukurannya, atau menghilangkan/mengeluarkan cairan dari sesuatu itu.

Perhatikan bahwa kata yang dipakai dalam definisi tersebut adalah menekan, bukan memuntir seperti dalam wring. Tujuannya pun tidak hanya mengeluarkan cairan atau isi, tetapi juga untuk mengubah bentuk atau mengurangi ukuran. Mudahnya, bayangkan sobat menekan-nekan jeruk dari segala arah, supaya cairannya keluar. Atau ketika sobat hendak menggosok gigi. Pasti sobat mengambil pasta gigi dan menekan-nekan tabung pasta gigi dari segala arah (kadang-kadang juga dari dua sisi) supaya pasta giginya keluar. Itulah yang disebut squeeze.

  • I gently squeezed the tooth taste tube until the tooth paste came out. – Saya menekan dengan hati-hati tabung pasta giginya hingga pasta giginya keluar.
  • Just squeeze a lemon slice over the cup of tea and let the juice run out and drop on to it. – Peras saja satu potong lemon di atas cangkir berisi teh dan biarkan air jeruknya keluar dan menetes ke atas teh.

CRUMPLE

Bagaimana dengan kata ini? Kamus online Cambridge Dictionary mendefinsikan verba ini sebagai “to become, or cause something to become, full of folds that are not equal in size” – menjadi, atau menyebabkan sesuatu (terutama kertas, kain, atau kaleng tipis yang mudah ditekuk seperti kaleng minuman bersoda) menjadi penuh dengan lipatan/kerutan tak beraturan ukurannya. Bayangkan selembar kertas di tangan sobat dan meremas-remasnya sehingga kertas tersebut terlipat-lipat dan mengkerut tidak beraturan.

Verba ini bisa berfungsi sebagai verba intransitif, artinya tidak membutuhkan objek. Sebagai verba intransitif, kata crumple berarti terlipat tak beraturan, atau mengkerut tak beraturan. Misalnya, kalau sobat bangun tidur, biasanya sprei ada dalam kondisi terlipat-lipat tidak beraturan pada beberapa bagian. Anda tidak punya intensi apapun untuk membuatnya demikian. Lipatan-lipatan atau kerutan-kerutan itu terjadi tidak sengaja.

  • The bed sheet crumpled when I rolled out of bed. – Sprei tempat tidur terlipat-lipat waktu saya bangkit dari tempat tidur.
  • She crumpled the tea can and throw it into the bin. – Dia meremas-remas kaleng teh itu dan membuangnya ke tempat sampah.

SCRUNCH

Verba ini sebenarnya mirip dengan kata crumple. Yang dilakukan tangan sama. Yang membedakan adalah tujuannya. Kita akan menggunakan kata ini kalau tujuan kita meremas-remas kertas atau kain bukan untuk membuatnya terlipat-lipat tak beraturan, tetapi membuatnya menjadi ‘padat’, seperti ketika sobat meremas-remas kertas menjadi bola kertas.

Tetapi, kata ini juga bisa digunakan dengan pengertian yang sama dengan kata crumple.

  • She scrunched the paper into a ball. – Dia meremas-remas kertas itu menjadi bola.
  • He scrunched the letter and threw it in the bin. – Dia meremas-remas surat itu dan melemparnya ke tempat sampah.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

five × 5 =