Walk, Stroll, Wade: Apa Sih Bedanya?

By | July 9, 2017

Sobat pembaca setia englishforsma.com, topik bahasan kita kali ini adalah tiga verba – sekaligus nomina – yang dalam bahasa Indonesia sering diartikan ‘berjalan’, yakni walk, wade, dan stroll. Dua kata terakhir, menurut kamus, didefisnisikan menggunakan kata pertama, yang mempunyai makna paling umum dan luas. Dengan kata lain, dua kata terakhir tersebut adalah bentuk atau jenis walk. Ketiganya tidak bisa dipertukarkan karena masing-masing kata mempunyai konotasi makna berbeda. Mari kita bahas satu per satu.

WALK

Kata ini bisa berfungsi sebagai verba maupun nomina tanpa ada perubahan bentuk. Kata ini sering diartikan ‘berjalan kaki’. Kamus online Collins Dictionary menyebutkan bahwa kata ini berarti “move forward by putting one foot in front of the other in a regular way” – bergerak maju dengan meletakkan satu kaki di depan kaki yang lain secara teratur.

Kata ini bisa diterapkan untuk manusia maupun binatang, ataupun benda tak bernyawa yang bisa melakukan ini (misalnya robot). Penutur asli akan menggunakan kata ini untuk menyebut ‘berjalan kaki’  dalam situasi normal sehari-hari. Maksudnya begini. Kalau sobat, misalnya, berjalan kaki dari rumah ke sekolah dengan kecepatan normal seperti layaknya orang berjalan, gunakan kata ini. Atau, ketika sobat berjalan ke kantor dengan kecepatan normal layaknya orang pergi ke kantor, silakan gunakan kata ini.

  • He walks to school every day. – Ia berjalan kaki ke sekolah setiap hari.
  • She walked gracefully toward me. – Ia berjalan dengan anggun ke arahku.
  • I take my little sister for a walk sometimes. – Saya kadang-kadang membawa adik kecilku jalan-jalan. Dalam kalimat ini, kata ini berfungsi sebagai nomina.

Kata ini juga digunakan untuk menjelaskan situasi ketika sobat mengantar seseorang dengan berjalan kaki, atau membawa sesuatu (anjing, misalnya) pergi jalan-jalan.

  • I walked my girlfriend back home last night. – Saya mengantar pulang pacar saya dengan jalan kaki tadi malam.
  • My sister usually walks our dog after school. – Adikku biasanya membawa anjing kami jalan-jalan sepulang sekolah.

STROLL

Kata ini juga berfungsi sebagai verba maupun nomina. Kata ini sebenarnya juga berarti jalan kaki. Jadi, makna dasarnya sama dengan walk, yakni bergerak maju dengan meletakkan satu kaki di depan kaki yang lainnya. Tetapi, kata ini mempunyai konotasi berbeda.

Menurut kamus online Cambridge Dictionary kata ini berarti “walk in a slow, relaxed manner, especially for pleasure” – berjalan pelan dan santai, khususnya untuk kesenangan. Secara sederhana, stroll berarti jalan-jalan santai. Karena jalan santai, kecepatannya pun tentu tak sama dengan kecepatan jalan kaki dalam situasi normal.

Maka, biasanya, kata ini dipakai ketika sobat mendeskripsikan jalan pelan dan santai di tempat-tempat umum, dan oleh karena itu jarak tempuhnya relatif dekat. Misalnya, jalan santai di pantai, area pertokoan, taman kota, tempat wisata, pasar malam, dan lain-lain.

  • After dinner, I went out for a stroll at Malioboro street. – Setelah makan malam, saya pergi keluar untuk jalan-jalan di Jalan Malioboro.
  • I enjoy strolling in the park. – Saya suka jalan-jalan santai di taman kota.

WADE

Nah, kata ini digunakan dalam konteks yang lebih sempit lagi. Kamus online Oxford Dictionary mendefinisikan kata ini sebagai “walk with effort through water or another liquid or viscous substance” – berjalan dengan susah payah melalui air atau cairan lain atau zat kental. Sobat bayangkan berjalan menyeberangi sungai dengan kedalaman sepinggang sobat. Seperti itulah wade.

  • We waded to the other side of the river. – Kami berjalan (dengan susah payah) menyeberang ke sisi lain sungai itu.
  • He waded to the boat in the middle of the river. – Ia berjalan dengan susah payah ke arah perahu (yang berada) di tengah sungai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *