Stop doing vs Stop to do

By | February 25, 2016

Sobat pembaca, kali ini kita akan bersama-sama membahas satu kata kerja (verb) yang sering kita dengar: stop. Kata stop yang berarti berhenti bisa diikuti oleh kata kerja bentuk -ing (gerund – kata kerja bentuk -ing yang berfungsi sebagai kata benda/kata kerja bentuk -ing yang dibendakan) atau kata kerja yang diawali to (to infinitive).

Coba sobat pembaca perhatikan contoh-contoh kalimat ini:

  • She says I should stop seeing her. – Dia mengatakan saya harus berhenti menemuinya.
  • I was working on the school project when my sister Nina came over and said a young lady wanted to see me, so I decided to stop to see her. – Saya sedang mengerjakan proyek sekolah ketika adik saya Nina datang dan mengatakan seorang perempuan muda ingin bertemu saya, maka saya berhenti untuk menemuinya.

Dalam kalimat pertama, kata stop diikuti kata kerja bentuk -ing (gerund). Dari konteks kalimat tersebut, sobat bisa menyimpulkan bahwa stop seeing her mengisyaratkan saya mempunyai kebiasaan menemuinya, dan kemudian berehnti melakukan kebiasaan itu.

Dalam kalimat kedua, kata stop diikuti oleh kata kerja yang diawali to- (to infinitive). Dari konteks kalimat tersebut, sobat pembaca bisa menyimpulkan bahwa stop to see her mengisyaratkan saya berhenti melakukan apa yang saya lakukan sebelumnya (yakni working on the school project) untuk kemudian menemui tamu.

Sekarang mari kita bandingkan dua frase berikut: stop working dan stop to work. Stop working berarti berhenti bekerja. Jadi, sobat bekerja atau melakukan sesuatu kemudian berhenti. Stop to work berarti berhenti dari aktivitas yang dilakukan sebelumnya – apapun itu – untuk kemudian bekerja.

Semoga membantu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *