Special Snowflake (Syndrome)

By | June 7, 2019

Dalam bahasa Inggris, kata snowflake telah beberapa kali mengalami perubahan makna. Kata ini awalnya hanya merujuk pada kepingan tipis salju yang turun ke bumi. Lama kelamaan, nomina ini berkembang maknanya, yang bahkan tidak memiliki gayutan dengan salju.

Di awal tahun 1816-an, kata ini PERNAH dipakai di Missouri untuk menyebut orang-orang yang menentang penghapusan perbudakan. Dengan kata lain, mereka memuja-muja kulit putih dan merendahkan kulit hitam. Tampaknya , makna ini tidak bertahan. Kata snowflake dengan makna ini hanya ditemukan di Missouri pada era itu saja. Entah bagaimana makna ini bisa muncul. Mungkin ada semacam asosiasi warna.

Pada sekitar tahun 90-an, kata ini mempunyai makna baru, yakni seorang  generasi milenial yang merasa terlalu yakin dan percaya diri dengan status spesial dan uniknya untuk mampu menghadapi cobaan atau pedihnya kehidupan orang dewasa. Perlu diketahui bahwa tidak ada dua kepingan salju yang struktur maupun bentuknya sama. Masing-masing memang sangat unik. Tampaknya, fakta inilah yang kemudian menjadi sebab mengapa kemudian orang-orang menggunakan kata ini dengan makna kiasan.

Sebelumnya, di tahun 1970-an, kata ini juga pernah digunakan untuk menyebut kokain, mungkin karena tekstur dan warnanya. Lepas dari itu, dua makna yang berkembang di era 1816-an dan 1990-an itu mempunyai kesamaan, yakni soal superioritas. Perasaan superior atau lebih tinggi/baik/berharga dari yang lainnya inilah yang dominan dalam makna yang sekarang.

Kamus online Merriam Webster Dictionary menyebutkan bahwa kata snowflake berarti,”Someone regarded or treated as unique or special.” – seseorang yang dianggap atau diperlakukan sebagai unik atau spesial. Perlu digarisbawahi bahwa kata ini bernada ejekan.  Kalau sobat mempunyai seorang teman yang dalam perilaku sehari-harinya menunjukkan tanda-tanda bahwa ia merasa dirinya secara istimewa superior dan secara unik berbeda dari teman-temannya yang lain, dan menuntut perlakuan khusus dari lingkungan sekitarnya, ia pantas disebut special snowflake.

Bagaimana dengan special snowflake syndrome? Kata terakhir dalam frasa itu jelas menunjukkan semacam gejala atau tanda bahwa seseorang mengidap kecenderungan negatif tersebut. Bahkan, sebuah syndrome atau sindroma sering diartikan sebagai penyakit. Maksudnya, kalau sobat menunjukkan tanda-tanda ingin diperlakukan istimewa dan merasa dirinya superior dibanding yang lain, bisa dipastikan sobat menderita penyakit mental ini.

Sindroma ini bisa menjangkiti siapapun, termasuk orangtua. Orangtua yang terus menerus memprotes sekolah dan habis-habisan membela anaknya yang jelas-jelas melakukan kesalahan, karena menganggap anaknya adalah istimewa dan unik, dan oleh karenanya layak mendapatkan perlakuan khusus dari sekolah jelas-jelas mengidap penyakit ini. Pengidap penyakit mental ini selalu menimpakan kesalahan kepada faktor-faktor di luar dirinya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *