Save vs Salvage: Memang Beda Ya?

By | August 15, 2022

Sobat pembaca setia, dua verba yang menjadi pokok bahasan kali ini sering diartikan menyelamatkan dalam bahasa Indonesia. Tetapi, masing-masing kata digunakan dalam konteks yang sangat berbeda. Verba save sudah pernah di bahas dalam tulisan sebelumnya. Silakan membaca ulang pembahasan tentang verba ini di link ini. Mari kita bahas masing-masing kata.

SAVE

Dalam bahasa Indonesia, kata save sebenarnya punya beberapa padanannya: menyelamatkan, menghemat, menabung. Tulisan ini hanya fokus pada kata save dalam arti menyelamatkan. Yang dimaksud menyelamatkan adalah menghindarkan atau mencegah orang lain, bisa juga hewan, dari kehilangan nyawa atau terluka. Dalam hal ini, kata save lazim dpakai dalam konteks preventif, mencegah sebelum seseorang benar-benar masuk berada dalam situasi membahayakan. Verba ini juga digunakan dalam pengertian menyelamatkan seseorang dari situasi yang memalukan atau membuat tak nyaman. Jadi jelas, objeknya adalah makhluk hidup.

  • Superman’s mission is to save the world. – Misi Superman adalah menyelamatkan dunia.
  • I accidentally tripped on the stage and fell. I was lucky the power was off right after I fell, and I was able to sneak out of the stage without being seen by the audience. The power outage literally saved me. – Saya tanpa sengaja kehilangan keseimbangan di atas panggung dan jatuh. Untungnya lampu mati persis setelah saya jatuh, dan dapat menyelinap keluar panggung (diam-diam) tanpa dilihat audiens. Listrik mati itu benar-benar menyelamatkan saya.
  • The part of the bridge where I was standing suddenly collapsed. A police officer held my right arm and saved me from going down into the river. – Bagian jembatan tempat saya berdiri itu tiba-tiba runtuh. Seorang polisi memegangi lengan kanan saya dan menyelematkan saya dari jatuh ke ke sungai.

SALVAGE

Nah, kata ini juga berarti menyelamatkan, meskipun digunakan dalam konteks yang sangat terbatas. Menurut kamus online Cambridge Dictionary kata salvage berarti “to save goods from damage or destruction, especially from a ship that has sunk or been damaged or a building that has been damaged by fire or a flood” – menyelamatkan barang-barang dari kerusakan atau kehancuran, khususnya dari kapal tenggelam atau rusak atau bangunan yang rusak karena kebakaran atau banjir.

Contoh paling mudah, misalnya, ketika sobat membeli rumah yang sudah tidak layak huni dengan tujuan merombak dan memperbaikinya dan kemudian dijual lagi. Dalam proses pembongkaran, sobat menemukan beberapa kusen jendela dan kursi yang masih layak pakai. Sobat ‘menyelamatkan’ barang-barang itu supaya bisa digunakan lagi.

Atau, misalnya, seorang penyelam menemukan bangkai kapal karam dan tanpa sengaja menemukan peti kuno berisi koin perak dan emas. Setelah mendapat laporan dari si penyelamam, tim darat kemudian mengangkat peti kuno tersebut ke permukaan untuk menyelamatkannya. Dalam dua situasi tersebut kata salvage dipakai.

  • The flipper hoped he could salvage some window frames from the damaged house and reused them. – Pembedah rumah berharap dapat menyelematkan beberapa kusen jendela dari rumah yang rusak itu.
  • An iron chest filled with ancient coins was salvaged from the ship wreckage at the bottom of the sea. – Sebuah peti besi berisi koin-koin kuno diselamatkan dari bangkai kapal di dasar laut.
  • Firefighters couldn’t salvage anything from the burning house. – Petugas pemadam kebakaran tidak bisa menyelamatkan apapun dari rumah yang sedang terbakar itu.
Author: Noeg

English teacher, blogger, translator, workshop facilitator, writing addict, and photography enthusiast, living in Yogyakarta. I teach, I write, therefore I am.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen − thirteen =