Round vs Circular vs Spherical: Beda Ya?

By | May 8, 2017

Sobat pembaca setia englishforsma.com, kali ini kita akan bahas 3 ajektiva yang mempunyai kedekatan makna, yakni round, circular, dan spherical. Ketiganya sering diartikan ‘bulat’ atau ‘bundar’ dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks tertentu, dua kata pertama bisa dipertukarkan, tetapi tidak dengan kata ketiga. Mari kita bahas satu per satu.

ROUND

Kata ini berarti ‘bundar’ (2 dimensi) atau ‘bulat’ (3 dimensi), dan oleh karena itu bisa diterapkan untuk benda-benda dua dimensi pipih maupun benda tiga dimensi. Jadi, kata ini mempunyai makna paling luas dibanding 2 kata lainnya.

Kata ini, menurut kamus online Merriam Webster, mempunyai 2 makna pokok: 1.  having every part of the surface or circumference equidistant from the center (bulat atau bundar – jarak tepi luar ke pusatnya sama); dan 2. approximately round (mendekati bundar).

Benda-benda berbentuk bundar pipih 2 dimensi, misalnya roda mobil, setir mobil, keping CD, koin, cincin, piringan hitam, meja bundar, piring, bagian atas drum, dan lain-lain bisa dideskripsikan dengan kata ini. Mari kita perhatikan contoh-contoh kalimat berikut ini:

  • If you are looking for round gold rings, just come to my shop. – Jika Anda mencari cincin emas bundar, datang saja ke toko saya.
  • I need two round cases for my CDs and DVDs. – Saya butuh dua wadah bundar untuk CD dan DVD saya.
  • King Arthur and his knights congregated around The Round Table. – Raja Arthur dan para ksatrianya berkumpul mengitari Muja Bundar.
  • I have a round face. – Saya punya wajah bundar.  Dalam konteks ini, kata bundar TIDAK berarti benar-benar bundar, tetapi mendekati bundar.

Dalam konteks obyek 2 dimensi, kata ini bisa digantikan oleh circular, yang memang HANYA digunakan untuk mendeskripsikan obyek 2 dimensi.

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, kata ini TIDAK HANYA bisa diterapkan untuk obyek 2 dimensi pipih, tetapi juga untuk obyek 3 dimensi bangun ruang. Bola, misalnya. Bola juga bisa disebut dengan kata ini. Contoh benda bulat lain adalah kelereng, bola basket, semangka, alat peraga globe, bola bilyar, dan lain-lain.

CIRCULAR

Kata ini juga berarti ‘bulat’ (2 dimensi), dan oleh karena itu hanya bisa digunakan untuk obyek 2 dimensi pipih. Jadi, dalam dua contoh kalimat pertama di atas, kata round bisa digantikan oleh circular.

  • If you are looking for circular gold rings, just come to my shop. – Jika Anda mencari cincin emas bundar, datang saja ke toko saya.
  • I need two circular cases for my CDs and DVDs. – Saya butuh dua wadah bundar untuk CD dan DVD saya.

Untuk dua contoh berikutnya, kata ini tidak bisa dipakai menggantikan round. Istilah Round Table sudah menjadi sebutan tetap, dan ketika sobat berbicara tentang wajah bundar, tentu tidak berarti benar-benar bundar.

SPHERICAL

Kata ini hanya bisa berarti ‘bulat’ (3 dimensi), dan oleh karena itu hanya bisa digunakan untuk mendeskripsikan benda-benda bulat tiga dimensi seperti planet bumi, kelereng, bola, anting-anting bula, alat peraga globe, dan lain-lain.

  • My mom just bought me a pair of gold spherical earrings. – Ibu baru saja membelikan saya sepasang anting-anting bulat dari emas.
  • The globe is not circular. It is spherical. – Bola dunia tidak bundar. Bola dunia itu bulat seperti bola.

Ada satu catatan yang kiranya penting. Ketika sobat berbicara tentang benda-benda yang bisa saja berbentuk ‘bundar’ (2 dimensi) atau ‘bulat’ (3 dimensi) seperti anting-anting dalam contoh kalimat pertama, sobat perlu lebih spesifik dalam hal pilihan katanya. Kalau sobat menggunakan kata round untuk anting-anting, pendengar akan memahaminya sebagai anting-anting bundar pipih, meskipun kata ini juga bisa dipakai untuk obyek 3 dimensi. kalau memang yang sobat maksud adalah anting-anting bulat 3 dimensi seperti bola, sobat katakan saja spherical.

Semoga membantu.

 

One thought on “Round vs Circular vs Spherical: Beda Ya?

  1. Pingback: Round vs Rounded: Ternyata Beda Ya? - English 4 SMA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *