Refuse vs Decline vs Reject

By | March 1, 2016

Sobat pembaca, topik kita kali ini adalah tiga kata kerja (verb) yang mempunyai kedekatan makna: refuse, decline, dan reject, yang dalam bahasa Indonesia sering diartikan sebagai menolak. Di antara ketiga kata kerja itu, kata reject barangkali memiliki pengertian yang sedikit berbeda.

REFUSE/DECLINE

Refuse berarti menolak, dan lawan katanya adalah accept yang berarti menerima. Kata refuse digunakan ketika sobat enggan atau tidak mau melakukan sesuatu, atau menolak sesuatu yang ditawarkan. Ketika sobat menggunakan kata refuse, itu berarti sobat secara tegas memilih untuk tidak melakukan, dan tidak akan melakukannya.

  • The boys asked me to come with them, but I refused to go. – Teman-teman meminta saya untuk ikut bersama mereka, tetapi saya menolak untuk pergi. Dalam kalimat ini, kata refuse diikuti oleh to infinitive (to go)
  • They offered me a bottle of wine, but I refused it (the offer). – Mereka menawari saya sebotol anggur, tetapi saya menolaknya. Dalam kalimat ini, kata refuse langsung diikuti kata benda (noun).

Kalau sobat ingin menolak secara sopan, halus, dan formal, decline bisa digunakan. Kata decline bisa menggantikan refuse dalam contoh kalimat 1 dan 2 di atas. Tetapi, seperti halnya refuse, kata ini tidak lazim digunakan untuk menolak seseorang.

REJECT

Reject juga berarti menolak. Hanya saja, kata ini tidak bisa dipakai ketika sobat menolak untuk melakukan sesuatu. Reject tidak bisa diikuti to infinitive. Maka, kata reject tidak bisa menggantikan refuse dalam kalimat 1 di atas.

Reject bisa digunakan dalam konteks menolak seseorang atau sesuatu. Ketika sobat menolak seseorang, kata reject mengandung pengertian bahwa sobat bersikap tak acuh dan tak peduli kepadanya. Perhatikan contoh kalimat berikut:

  • The first time he walked into the classroom, he had a feeling that the students rejected him. – Pertama kali dia melangkah masuk ke dalam kelas, dia merasa bahwa murid-murid menolaknya (dalam pengertian tidak mengacuhkan kehadirannya, tidak peduli, tidak menerima kehadirannya).

Reject juga mengandung pengertian bahwa sobat menolak sesuatu karena sesuatu itu tidak memenuhi syarat, tidak valid, tidak berguna, tidak cukup bagus, dan lain-lain. Dalam konteks ini, hanya kata reject yang bisa digunakan.

  • My application to the company was rejected. – Lamaran saya ke perusahaan itu ditolak.
  • My article was rejected. Maybe they think it is not good enough. – Artikel (tulisan) saya ditolak. Mungkin mereka berpikir bahwa artikel saya itu tak cukup baik.

Reject juga bisa berarti menolak ide atau gagasan. Jika sobat tidak percaya pada gagasan bahwa ada kehidupan lain di luar bumi, sobat bisa menggunakan kata ini. Dalam kkonteks ini, hanya kata reject yang bisa digunakan.

  • I reject the idea that there is life on another planet. – Saya menolak gagasan bahwa ada kehidupan di planet lain.

Kesimpulannya begini.

Refuse/decline dipakai untuk menolak melakukan sesuatu atau menolak sesuatu yang ditawarkan. Reject digunakan untuk menolak seseorang, menolak sesuatu karena tidak memenuhi syarat atau tidak berguna, atau menolak gagasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *