Permit vs Allow vs Let: Apa Bedanya?

By | February 3, 2017

Sobat pembaca, tiga verba yang kita bahas kali ini – allow, permit, dan let – mempunyai kedekatan dan kemiripan makna, yakni mengijinkan atau memungkinkan seseorang melakukan atau memiliki sesuatu. Dua kata kerja pertama mempunyai kesamaan dalam pola gramatikal, sementara kata terakhir sedikit berbeda. Verba mana yang digunakan tergantung pada tingkat formalitas situasinya.

PERMIT/ALLOW

Dalam arti mengijinkan atau memperbolehkan, secara umum dua kata ini bisa dipertukarkan dalam banyak konteks, meskipun kata permit dianggap sedikit lebih formal daripada allow. Dalam situasi formal seperti seminar, workshop, rapat, atau pengumuman resmi, misalnya, kata-kata inilah yang biasa digunakanCoba perhatikan contoh-contoh kalimat berikut ini:

  • They don’t permit/allow their children to watch TV more than 2 hours a day. – Mereka tidak mengijinkan anak-anaknya nonton TV lebih dari 2 jam sehari.
  • They don’t permit/allow the teachers to wear jeans at work. – Mereka tidak mengijinkan guru mengenakan celana jean di tempat kerja.

Tidak seperti allow, kata permit lebih lazim digunakan ketika berbicara tentang undang-undang, hukum, atau otoritas/wewenang resmi.

  • The Indonesian government do not permit him to leave the country for the next 3 months. – Pemerintah Indonesia tidak mengijinkannya meninggalkan negara dalam tiga bulan mendatang.
  • The local authority permitted me to enter the restricted area. – Pemerintah daerah setempat mengijinkan saya memasuki area terlarang itu.

Kedua kata ini biasa digunakan dalam kalimat pasif.

  • He is not permitted to leave the country for the next 3 months. – Ia tidak diijinkan meninggalkan negara itu selama 3 bulan mendatang.
  • I was allowed to access the computer.  – Saya diijinkan untuk mengakses komputer.

LET

Sama seperti dua kata sebelumnya, kata ini juga berarti mengijinkan. Kata ini mempunyai nuansa informal dan lazim digunakan dalam situasi informal seperti percakapan sehari-hari antar teman atau percakapan antar anggota keluarga.

Secara gramatika, verba ini termasuk kata kerja tak beraturan. Bentuk past dan participlenya sama dengan bentuk dasarnya, let. Berbeda dengan dua kata kerja pertama, kata ini TIDAK bisa digunakan dalam bentuk pasif. Selain itu, verba ini digunakan dengan infinitive without to.

  • Let me help you. – Biarkan saya membantumu. Let me to help you (X).
  • My dad won’t let me go to the pub. – Ayah saya tidak akan mengijinkan saya pergi ke pub. My dad won’t let me to go (X).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *