Lucky vs Fortunate: Sama atau Beda?

By | June 24, 2016

Dua kata yang kita bahas kali ini, lucky dan fortunate termasuk dalam kategori kata sifat (adjective). Kedua kata sifat ini sinonim, tetapi tidak persis sama maknanya, meskipun dalam praktik sehari-hari keduanya sering dipertukarkan. Perbedaan makna maupun penggunaan masing-masing kata tersebut juga bisa diterapkan pada kata-kata terkait, yakni luck dan fortune, juga luckily dan fortunately. Mari kita bahas satu per satu.

LUCKY

Kata ini berarti beruntung dalam pengertian sesuatu yang baik atau menguntungkan terjadi pada sobat secara kebetulan belaka, dan sobat tak punya kuasa apapun untuk mengendalikannya. Ketika seseorang selamat dari sebuah kecelakaan maut yang merenggut nyawa semua penumpang lain di bus yang sama, orang itu kita sebut beruntung. Dan tentu keberuntungan ini kebetulan belaka, dan bukan hasil dari upaya atau kerja keras. Juga ketika seseorang membeli lotere dan akhirnya memenangkan uang jutaan rupiah, sobat bisa menyebutnya lucky.

  • I was lucky to win the lottery. – Saya beruntung memenangkan lotere itu.
  • She was lucky to survive the bus accident. – Dia beruntung selamat dari kecelakaan bus itu.
  • I was lukcy that I was born into a family that highly appreciates education. – Saya beruntung saya dilahirkan di tengah keluarga yang menjunjung tinggi pendidikan.

Dalam ketiga contoh kalimat di atas, subyek kalimat tidak mempunyai kendali apapun atas apa yang terjadi padanya, dan meskipun kemungkinan terjadinya itu kecil, tetapi toh tetap terjadi juga.Jadi benar-benar kebetulan belaka.

FORTUNATE

Kata ini juga berarti beruntung. Tetapi, ‘beruntung’ yang dimaksud di sini berbeda dengan makna ‘beruntung’ yang terkandung dalam kata lucky. Sobat menang lotere, itu lucky. Sobat menang kompetisi menyanyi, itu fortunate. Dengan kata lain, sobat disebut fortunate ketika sobat menciptakan keberuntungan sobat sendiri, dan tidak mengandalkan pada apa yang disebut kebetulan belaka.

Penjelasannya begini. Kalau sobat ikut serta dalam lomba menyanyi, sobat pasti akan bekerja keras untuk menang dengan cara berlatih rutin. Tentu, sobat mesti mempunyai talenta suara bagus. Dan ketika sobat dinyatakan keluar sebagai pemenang, saat itulah sobat disebut beruntung dalam arti fortunate.. Kemenangan sobat bukan kebetulan. Kemenangan terjadi juga karena sobat berupaya. Sobat sedang menciptakan keberuntungan sobat sendiri.

  • I was fortunate to have won the singing competition. – Saya beruntung telah memenangkan lomba nyanyi itu.

Selain itu, kata ini juga memunyai nuansa lain yang membuat penutur asli lebih memilih kata ini daripada lucky. Kata fortunate juga digunakan ketika sesuatu yang menguntungkan itu terjadi karena memang kemungkinan terjadinya besar, dan kalau itu terjadi orang tidak akan begitu terkejut.. Misalnya, seorang perempuan cantik mendapatkan suami ganteng dan kaya. Penutur asli akan cenderung memilih kata fortunate ketimbang lucky. Memang benar bahwa yang bisa mendapat suami ganteng tidak harus perempuan cantik. Poin utamanya adalah, si perempuan itu tetaplah beruntung mendapatkan suami ganteng dan kaya, tetapi itu tidak mengejutkan karena orang melihat kemungkinan itu terjadi cukup besar.

  • She is fortunate to have a rich and good-looking husband. – Ia beruntung mendapatkan suami kaya dan tampan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *