Lighted vs Lit: Pahami Bedanya!

By | April 4, 2019

Sobat pembaca, dua kata yang kita bahas kali ini adalah dua variasi bentuk past tense dan past participle dari verba light. Verba light sendiri diartikan ‘menerangi”. Kedua bentuk verba tersebut sudah digunakan penutur asli, baik British English maupun American English, selama ratusan tahun. Meskipun keduanya berasal dari verba yang sama, saat ini penutur asli mempunyai kecenderungan untuk menggunakan dua kata tersebut secara berbeda. Mari kita bahas masing-masing kata.

LIGHTED

Ini adalah bentuk beraturan dari verba light, karena pembentukannya dilakukan hanya dengan menambahkan –ed. Bentuk verba beraturan ini tampaknya muncul belakangan. Maksudnya, bentuk tak beraturan lit lebih dulu ada. Ini karena dalam bahasa Inggris ada kecenderungan verba menjadi semakin beraturan: yang awalnya lit kemudian penutur asli secara alami memunculkan verba lighted sebagai bentuk beraturan.

Dalam praktik sehari-hari, kata lighted ini lebih sering dan lebih lazim dipakai dalam fungsinya sebagai ajektiva (atau past participle), meskipun tentu tidak salah juga kalau sobat menggunakannya sebagai verba. Yang dimaksud sebagai ajektiva adalah ketika kata ini diletakkan sebelum nomina yang dijelaskan. Berikut adalah beberapa contoh pemakaian kata ini dalam kalimat:

  • Mrs. Doubtfire walked fast through the lighted halls. – Bu Doubtfire berjalan cepat melalui aula yang diterangi (lampu). Kata lighted dalam kalimat ini berfungsi sebagai ajektiva.
  • The narrow dirt roads in the village are already lighted by electricity. – Jalan-jalan tak beraspal yang sempit di desa itu sudah diterangi listrik. Verba lighted dalam kalimat ini berfungsi sebagai bentuk past participle dalam konstrukti pasif.
  • With a lighted torch in his hand, he ran as fast as he could after a man who he thought had broken into his house. – Dengan obor menyala di tangannya, ia berlari sekencang-kencangnya mengejar laki-laki yang dia anggap telah membobol rumahnya.

LIT

Sobat mesti ingat bahwa kata ini SANGAT TIDAK LAZIM digunakan dalam posisi ajektiva, kecuali dalam situasi tertentu dan khusus (baca penjelasan di bawah contoh-contoh kalimat). Maka, kata lighted dalam kalimat 1 dan 3 di atas TIDAK bisa diganti dengan lit: the lit halls (X) atau a lit torch (X). Untuk kalimat kedua di atas, secara teori kata lit bisa digunakan, hanya saja sangat tidak lazim: … already lit by electricity. 

Sebaliknya, saat ini kata ini lebih sering dipakai dalam posisinya sebagai verba past tense (bentuk kedua) dari kata light.

  • The man took a cigarette and lit it. – Laki-laki itu mengambil sebatang rokok dan menyalakannya.
  • She lit the match and set a stack of dry wood on fire. – Dia menyalakan korek api dan membakar tumpukan kayu kering itu.
  • Mom lit the grill and put some ears of corn on top of it – Ibu menyalakan panggangannya dan meletakkan beberapa potong jagung di atasnya.

Nah, kata lit juga bisa dipakai dalam posisi sebagai ajektiva/past participle hanya dalam bentuk frasa, misalnya, well-lit (mempunyai penerangan yang baik): Make sure that you study in a well-lit room. Secara teori, verba lighted bisa menggantikan kata lit dalam ketiga contoh di atas, meskipun tidak lazim dalam komunikasi sehari-hari. Semoga membantu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *