Let’s Get Out There and Melt Some Faces

By | February 14, 2021

Film selalu memberi banyak pelajaran kepada kita, bisa tentang nilai kehidupan, bisa juga tentang ungkapan-ungkapan tertentu yang biasa digunakan oleh penutur asli. Nah, kali ini saya ingin membahas satu ungkapan yang muncul dalam adegan film terkenal “School of Rock” yang dibintangi Thomas Jacob Black.

Ungkapan yang saya maksud adalah melt some faces. Secara harafiah verba melt berarti meleleh atau melelehkan. Kita bisa melelehkan besi atau lilin. Lalu, apakah kita bisa melelehkan wajah?  Kalau tidak mungkin, lalu, apa arti ungkapan itu? ‘Melt some faces’ kurang lebih berarti membuat orang melongo terkagum-kagum, dan biasanya dipakai dalam konteks pentas musik.

Kalau Anda pernah nonton film komedi terkenal tersebut, Anda pasti mendengar ungkapan ini diucapkan oleh Dewey Finn, seorang gitaris amatir, yang menjadi tokoh utama film itu. Dalam film itu diceritakan, suatu hari Dewey Finn berhasil mengelabuhi seorang kepala sekolah – biasa dipanggil Ros – dan kemudian diterima mengajar sebagai guru pengganti (substitute teacher) di sebuah sekolah dasar.

Di sekolah itu Dewey berpura-pura menjadi Ned, teman satu apartemennya. Ned lah yang seharusnya mengajar di situ karena dialah yang sebenarnya dicari oleh Ros melalui telepon. Tetapi karena Ned tidak ada di tempat, jadilah Dewey yang menerima telepon. Dan karena didesak kebutuhan, tiba-tiba Dewey seperti melihat peluang.

Dewey Finn sendiri sebenarnya gitaris amatir yang dipecat dari band rock yang dibentuknya sendiri. Dia bukan guru dan satu-satunya hal yang dia ketahui adalah musik rock. Jadilah guru gadungan itu mengajak murid-muridnya membentuk grup musik beraliran rock dan ikut lomba “Battle of the Bands”.

Sebelum naik ke atas panggung, Dewey menyemangati murid-muridnya yang merasa gugup,”Let’s get out there and melt some faces.” Kira-kira artinya,”Mari keluar (dan tampil) dan buat orang melongo terkagum-kagum.” Yang dikatakan Dewey dalam film itu menjadi salah satu kutipan populer. Dalam bahasa Inggris wajah meleleh terjadi ketika seorang penonton tak henti-hentinya menatap karena kagum.

Author: Admin

Hi, I am Widi. I am an English teacher, blogger, translator, workshop facilitator, writing addict, and photography enthusiast, living in Yogyakarta. I teach, I write, therefore I am.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *