Hard vs Hardly

By | February 20, 2016

Banyak orang salah paham tentang kata hard. Kata ini termasuk kata sifat (adjective), yang mempunyai bentuk adverb (kata yang memberi keterangan tentang bagaimana subyek melakukan sesuatu) yang sama dengan kata sifatnya. Hanya karena kebanyakan adverb berakhiran -ly, banyak orang mengira bahwa bentuk adverb dari kata ini adalah hardly, yang tentu tidak benar.

  • Rock is a hard material. – Batu adalah materi yang keras. Kata dicetak tebal dalam kalimat ini adalah kata sifat, menerangkan kata material.
  • I have to study hard for tomorrow’s test. – Saya harus belajar dengan keras untuk tes besok. Kata dicetak tebal dalam kalimat ini adalah adverb, menerangkan kata kerja study, sekaliugs menjawab pertanyaan: How do I have to study? Adalah salah jika hardly digunakan dalam kalimat ini.

Sobat pembaca bisa melihat bahwa kata hard bisa berfungsi baik sebagai kata sifat (adjective) maupun adverb. Lalu apa artinya hardly?

Hardly memang berfungsi sebagai adverb. Tetapi, kata ini tidak bisa diartikan sebagai dengan keras, dan bahkan tidak ada hubungannya dengan kata keras. Hardly berarti hampir tidak, atau bahkan dalam konteks tertentu digunakan sebagai bentuk halus dari tidak sama sekali. Coba sobat pembaca perhatikan kalimat berikut ini:

  • I’m so sleepy that I can hardly keep my eyes open. – Saya sangat mengantuk sehingga saya hampir tidak bisa menjaga mata saya tetap terbuka.
  • He hardly helped me with the school projects. – Dia hampir-hampir tidak (pernah) membantuku mengerjakan tugas sekolah.

Dalam kata hardly sudah terkandung makna tidak, jadi tidak perlu lagi menambahkan kata not dalam kalimat-kalimat tersebut di atas.

Semoga membantu.

Author: Admin

Hi, I am Widi. I am an English teacher, blogger, translator, workshop facilitator, writing addict, and photography enthusiast, living in Yogyakarta. I teach, I write, therefore I am.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *