Drink vs Beverage: Beda Apa Sama?

By | September 15, 2016

Sobat pembaca, kali ini kita akan membahas dua kata yang terkait dengan minuman, yakni drink dan beverage. Kata pertama bisa berfungsi sebagai kata kerja (verb) atau kata benda (noun), sementara kata kedua hanya berfungsi sebagai nomina. Kedua kata ini mempunyai makna yang kurang lebih sama, tetapi digunakan dalam konteks yang berbeda.

DRINK

Baik sebagai kata benda maupun kata kerja, kata ini adalah kata yang lazim dipakai dalam keseharian. Dengan kata lain, ini adalah kata untuk penggunaan sehari-hari, baik situasi formal maupun informal. Sebagai verba, bentuk past dan past participlenya adalah drank dan drunk. Sebagai nomina, bentuk jamak kata ini adalah drinks, dan ini mengacu pada apapun yang sobat minum, entah teh, kopi, minuman bersoda, es jeruk, air mineral, anggur, atau apapun itu, beralkohol maupun bukan.

Kalau sobat hendak menawarkan minuman kepada seorang tamu, misalnya, yang kebetulan datang berkunjung, , sobat akan menggunakan kata ini.

  • Would you like something to drink? – Anda ingin minum?
  • How about something to drink? – Anda ingin minum?
  • Would you like a drink? – Anda ingin minum?

Dalam contoh kalimat pertama dan kedua, kata drink berfungsi sebagai kata kerja, sementara dalam contoh kalimat ketiga berfungsi sebagai kata benda.

Nah, karena kata ini digunakan dalam konteks sehari-hari, kata ini lazim dijumpai dalam frasa-frasa seperti: energy drink, vitaminized drink, soft drink, sports drink, dan lain-lain.

BEVERAGE

Kata ini juga berarti minuman, dan hanya berfungsi sebagai nomina. Bentuk jamaknya adalah beverages. Sebenarnya, kata ini – seperti halnya drink – mengacu pada apapun yang Anda minum. Tetapi, menurut Longman Language Activator, kata ini digunakan dalam konteks yang sangat terbatas, yakni oleh orang-orang yang berkecimpung dalam industri minuman, dan orang-orang yang mempunyai bisnis restoran. Jadi, kata ini adalah kata yang dipakai dalam konteks komersiil (commercial).

Perusahaan yang memproduksi soft drink, kopi, atau tea, akan menyebut produk mereka sebagai beverages. Demikian juga dalam menu yang disajikan di sebuah restoran, sobat akan menjumpai kata ini.

Oleh karena itu, kata ini tak lazim digunakan dalam konteks sehari-hari. Ketika sobat menawarkan minuman kepada seorang tamu, kata ini tak lazim dipakai, dan akan terdengar janggal:

  • Would you like a beverage? (X)

2 thoughts on “Drink vs Beverage: Beda Apa Sama?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *