Disinterested vs Uninterested: Apa sih Bedanya?

By | August 2, 2017

Sobat pembaca, topik kita kali ini adalah dua kata sifat yang sangat mirip, yakni disinterested dan uninterested. Kedua ajektiva mempunyai akar kata yang sama: interest. Lebih-lebih, masing-masing mempunyai awalan dis- dan un- yang sama-sama berarti tidak. Tidak heran jika banyak orang, termasuk penutur asli, menganggap keduanya bermakna sama dan bisa dipertukarkan. Padahal, tidak demikian. Mari kita bahas satu per satu.

DISINTERESTED

Kamus online Dictionary.com menyebutkan bahwa ajektiva ini berarti “unbiased by personal interest or advantage; not influenced by selfish motives” – tidak punya kepentingan pribadi. Kalau sobat sedang terlibat pertikaian dengan pihak lain, sobat mungkin memerlukan pihak ketiga yang netral dan tidak memihak, tidak punya kepentingan apapun, dan tidak berminat untuk mengambil keuntungan apapun. Seperti itulah makna disinterested.

Kontes menyanyi seperti American Idol, America’s Got Talent, dan kontes-kontes lain pasti membutuhkan dewan juri yang netral dan tidak memihak dan tidak mempunyai kepentingan pribadi dalam bentuk apapun supaya penilaian dan keputusan yang dibuat adil untuk semua pihak.

  • You will need a disinterested third party to help you settle the dispute. – Kamu akan memerlukan pihak ketia yang netral (tidak mempunyai kepentingan).
  • A good referee must have the ability to make a disinterested decision. – Wasit yang baik harus mempunyai kemampuan untuk membuat keputusan yang tidak memihak.

UNINTERESTED

Kata ini berbeda makna dengan kata sebelumnya. Kamus online yang sama menyebutkan bahwa kata ini berarti “having or showing no feeling of interest” – tidak menunjukkan minat atau ketertarikan. Jadi, kata ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan kepentingan.

Seorang murid yang uninterested di kelas mungkin akan menunjukkan tanda-tanda tidak peduli dan bosan saat pelajaran berlangsung. Demikian juga dengan penonton sirkus yang tidak menunjukkan menunjukkan minat terhadap pertunjukan akan menunjukkan tanda-tanda bosan, tidak peduli, cuek, tak acuh terhadap pertunjukan. Dan seandainya pertunjukan yang ditampilkan spektakuler, penonton macam ini juga tidak akan bertepuk tangan.

  • I tried hard to engage an uninterested student in the discussion. – Saya berusaha keras untuk melibatkan seorang siswa yang tidak berminat dalam diskusi tersebut.
  • To be honest, I was uninterested in the matter. – Sejujurnya, saya tidak berminat terhadap masalah itu

Semoga tulisan sederhana ini bermanfaat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *