Dialogue vs Conversation: Apa Bedanya?

By | January 26, 2017

Sobat pembaca, dua kata benda yang kita bahas kali ini – dialogue dan conversation – kadang-kadang membingungkan bagi sementara pembelajar bahasa Inggris. Dua nomina ini mempunyai kedekatan arti meskipun konotasi yang dibawa masing-masing kata berbeda. Mari kita bahas satu per satu.

DIALOGUE

Dalam American English kadang-kadang dieja dialog, dan dalam bahasa Indonesia diartikan dialog. Kamus online Cambridge Dictionary mendefinisikan kata ini sebagai “conversation that is written for a book, play, or film’ – percakapan yang ditulis untuk buku, drama, atau film. Jadi, menurut kamus ini kata dialogue merujuk pada percakapan TERTULIS yang memang dibuat khusus untuk tokoh-tokoh yang ada dalam buku (novel, misalnya), drama, atau film. Ini definisi pertama. Definisi ini kiranya lebih mudah untuk dipahami dan dibedakan dari arti conversation.

Kamus yang sama juga menyediakan makna lain dari kata ini, yakni ‘formal talks between opposing countries, political groups, etc.’ – pembicaraan formal antara negara-negara, kubu-kubu politik yang berseberangan, dan lain-lain. Sementara itu, kamus online Oxford Dictionary menegaskan bahwa sebuah dialog itu mempunyai tujuan tertentu yang mau dicapai, dan bukan sekedar percakapan dengan topik apapun. Menurut kamus ini, tujuan dialogue adalah salah satu dari 2 ini, yakni mengeksplorasi sebuah topik bahasan tertentu secara mendalam supaya terjadi kesepahaman atau harmoni, atau mencari solusi atas suatu persoalan atau konflik.

Ketika 2 atau lebih kelompok bertemu dan membicarakan hak-hak asasi manusia secara mendalam agar tercapai kesepahaman tentang isu tersebut, kelompok-kelompok tersebut sedang mengadakan dialog. Dan ketika perwakilan 2 negara yang terlibat konflik bertemu untuk mencari solusi, mereka sedang mengadakan dialog. Coba perhatikan kalimat-kalimat berikut ini:

  • The best part of the short story is the witty dialogue. – Bagian terbaik cerita pendek itu adalah dialog cerdas (dan jenaka) nya.
  • The two countries were in constant dialogue with each other. – Dua negara itu terus menerus berdialog satu sama lain.
  • People of different religious traditions should establish constant interfaith dialogue. – Orang-orang dari tradisi agama berbeda harus membangun dialog antar iman yang terus-menerus.

CONVERSATION

Dalam bahasa Indonesia, kata ini sering diartikan percakapan. Berbeda dengan kata sebelumnya, kata ini tidak mengisyaratkan adanya tujuan khusus untuk menyelesaikan konflik atau menciptakan kesepahaman tentang sesuatu.

Dalam conversation ada pertukaran perasaan, ide, pemikiran antar mereka yang terlibat di dalamnya. Ketika sobat terlibat percakapan lisan dengan teman, topik apapun bisa masuk dalam percakapan itu, mulai dari film, lagu, pacar, kuliah, artis, dan macam-macam yang lain, dan bukan topik tertentu saja. Topik bisa ringan, bisa juga serius. Dan topiknya pun bisa berganti-ganti. Selama percakapan berlangsung, mereka bisa saja bertanya atau merespon pertanyaan, dan kadang-kadang menyisipkan berita atau informasi tertentu.

  • I had a long conversation with one of my colleagues. – Saya terlibat percakapan panjang dengan salah satu kolega saya.
  • Because of social media, people have lost the art of conversation. – Karena media sosial, orang telah kehilangan seni bercakap-cakap.
  • I overheard her conversation with her boyfriend. – Saya tak sengaja mendengar percakapannya dengan pacarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *