Cure vs Medicine vs Medication vs Drug vs Remidy: Beda Atau Sama?

By | May 9, 2018

Sobat pembaca setia, kali ini englishforsma.com akan membahas lima nomina yang saling berkaitan: cure, medicine, medication, drug, dan remidy. Sekilas mempunyai arti yang sama. Tentu ada persilangan makna di antara kelima kata tersebut, tetapi, benarkah kelima kata tersebut mempunyai makna yang sama? Mari kita bahas satu per satu.

CURE

Kata ini tentu bisa berfungsi sebagai verba, yang berarti menyembuhkan. Tetapi, kata ini juga bisa berfungsi sebagai nomina atau kata benda. Kata ini mempunyai beberapa arti, salah satunya adalah kesembuhan, yang merujuk pada kondisi sembuh setelah sakit, atau penyembuhan, yang merujuk pada proses menyembuhkan seseorang dari kondisi medis tertentu.

Ada arti lain, yakni obat. Dalam arti ini, kamus online Merriam-Webster mendefinisikan kata ini sebagai “something that cures a disease” – sesuatu yang menyembuhkan penyakit. Dalam praktiknya, kata ini digunakan tidak hanya dalam konteks penyakit medis, tetapi juga untuk persoalan-persoalan lain. Jadi, yang dimaksud obat di sini praktis apapun yang menyembuhkan dan menjadi solusi: gaya hidup sehat, olah raga, pil, operasi, kegiatan rekreatif, termasuk medicine dan medication. Jadi, medicine dan medication juga termasuk cure  jika mampu menyembuhkan, dalam arti penyakitnya tidak ada lagi.

Kalau mendengarkan musik itu menyembuhkan stres, kegiatan rekreatif ini disebut cure. Kalau operasi berlangsung sukses dan menyembuhkan, tindakan operasi itu disebut cure. Kalau membuka lapangan kerja bisa ‘menyembuhkan’ pengangguran, ia adalah cure.

MEDICINE/MEDICATION

Awalnya, kata medicine  sebenarnya bukan berarti obat-obatan yang sobat telan – entah berupa pil untuk menyembuhkan penyakit tertentu. Sobat pasti pernah mendengar frasa school of medicine, yang diartikan fakultas kedokteran. Kamus online Collins Dictionary mendefinisikan kata ini sebagai “the treatment of illness and injuries by doctors and nurses” – perlakuan/perawatan yang dilakukan terhadap penyakit atau cedera oleh dokter atau perawat, dan ini termasuk proses diagnosis, tindakan, perawatan hingga seseorang sembuh. Seluruh proses itulah yang disebut medicine, ilmu kedokteran.

Tetapi, kemudian ada makna baru yang dilekatkan pada kata ini: obat-obatan, meskipun makna ini lebih banyak dipakai oleh orang awam, bukan mereka yang berkecimpung dalam dunia medis. Medicine bisa berupa cairan (misalnya obat batuk), tablet, kapsul, losion yang diterapkan pada kulit, obat tetes, termasuk juga herbal. Tetapi, penutur asli tidak akan menggunakan kata ini ketika mereka di apotek mau membeli obat. Mereka biasanya mengatakan,”Do you have something for my headache?”

Bagaimana dengan medication? Kata ini mempunyai makna yang sama dengan makna kedua dari kata medicine di atas. Jadi, dalam pengertian obat-obatan, kata ini bisa dipertukarkan dengan kata medicine: I suggest you take your medicine/medication before you go to bed. Namun perlu dicatat bahwa kata medication bisa merujuk pada tindakan mengobati, sebagai bagian kecil dari medicine, ilmu kedokteran.

DRUG

Kata ini mesti digunakan secara hati-hati. Dalam frasa drug store atau drug cupboard, sobat pasti paham bahwa yang dimaksud drug adalah obat-obatan sebagaimana dimaksud saat kita berbicara tentang medicine, dalam pengertian obat-obatan. Semua medicine bisa disebut drug, tetapi tidak semua drug bisa disebut medicine. Kalau dokter menggunakan morfin sebagai obat kanker, morfin ini adalah medicine. Tetapi, ketika disalahgunakan morfin ini hanya bisa disebut drug, dalam pengertian obat-obatan yang disalahgunakan.

Tetapi, saat ini lazimnya orang memahami kata ini sebagai obat-obatan terlarang atau ilegal. Jadi, sobat mesti ekstra hati-hati menggunakan kata ini. Kalau sobat mengatakan,”He uses/takes drugs” hampir pasti orang akan memahaminya sebagai obat-obatan terlarang.

REMEDY

Kata ini lazimnya digunakan untuk merujuk pada obat-obatan yang bisa menghilangkan gejala penyakit sementara. Jadi, bersifat temporer. Dan oleh karena itu, lazimnya kata ini digunakan untuk menyebut obat yang bisa sobat peroleh tanpa resep dokter.

Semoga membantu.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Warning: Illegal string offset 'subject' in /home/englishf/public_html/wp-content/plugins/spamlord/spamlord.php on line 86