Heal vs Cure

By | April 3, 2016

Sobat pembaca pasti sudah pernah mendengar lagu ‘Heal the World’ yang dinyanyikan almarhum Michael Jackson. Lagu yang sangat terkenal di seluruh dunia ini berisi ajakan untuk ‘menyembuhkan’ dunia yang dianggap sedang ‘sakit’. Tapi kenapa yang digunakan kata ‘heal‘ bukan ‘cure‘?

HEAL

Kata ini lebih lazim digunakan dalam konteks non-medis. Ketika seorang yang dianggap dituakan atau ‘pintar’ menyembuhkan penyakit fisik atau non-fisik menggunakan cara/metode atau sarana obat-obatan non-medis, kata inilah yang dipakai. Itulah sebabnya, seseorang yang dianggap mempunyai kekuatan menyembuhkan dengan cara ini biasa disebut healer.

Dalam lagunya itu, Michael Jackson juga menggunakan kata ini karena konteksnya jelas non-medis, dan tentu figurative, artinya dunia dikatakan sakit dalam arti kiasan. Itulah sebabnya ia menggunakan kata heal.

Juga ketika seseorang menderita sakit mental akibat stres, depresi, atau gangguan mental lain, dan ada seseorang berhasil menyembuhkannya, dan kemudian ia menjadi sembuh, kata inilah yang digunakan.

  • People say that time heals all sorrows and emotional problems. – Orang mengatakan bahwa waktu akan menyembuhkan segala penderitaan.
  • You are her best friend. Only you can heal her psychological scars of being attacked that night. – Kamu teman terbaiknya. Hanya kamu yang mampu menyembuhkan goresan luka batinnya sehabis diserang malam itu.
  • You should learn how to heal your depression. – Kamu harus belajar bagaimana menyembuhkan depresimu.

Kata ini juga bisa berfungsi sebagai kata kerja intransitive, yakni kata kerja yang tidak membutuhkan obyek. Artinya, kata heal juga bisa berarti sembuh.

  • Doing recreational activities could help you heal from depression. – Melakukan aktivitas rekreasional bisa membantumu sembuh dari depresi.

Heal juga dipakai dalam konteks luka fisik (wound) atau cedera (injury), atau memar (bruise), dan sejenisnya.

  • Don’t worry.This wound will heal by itself. – Jangan khawatir. Luka ini akan sembuh sendiri.
  • It may take several days before his injury heals and he can get back on his feet and play basketball. – Mungkin akan membutuhkan beberapa hari sebelum cederanya sembuh dan ia bisa kembali berdiri dan bermain basket.

Kata ini juga digunakan dalam konteks yang jauh lebih luas daripada cure. Ketika seseorang menderita kanker, dan kemudian sembuh, he has been cured of cancer. Tetapi, ketika seseorang menderita kanker, ia tidak hanya secara medis menderita, tetapi juga secara mental dan spiritual. Nah, kata heal dipakai untuk merujuk pada proses penyembuhan keseluruhan dirinya, menyangkut fisik, mental, dan spiritual.

CURE

Menurut http://www.merriam-webster.com/dictionary/cure, kata ini berarti ‘the act of making someone healthy again after an ilness’, tindakan membuat seseorang sehat kembali setelah menderita penyakit. Tentu, upaya penyembuhan dilakukan melibatkan perawatan dan obat-obatan medis.

Jelas, kata ini digunakan dalam konteks medis. Cure dalam konteks ini lazimnya berfungsi sebagai kata kerja transitive, yakni kata kerja yang membutuhkan obyek. Maka, kata ini hanya bisa diartikan menyembuhkan, bukan sembuh. Kata ini TIDAK BISA digunakan dalam konteks di luar medis seperti  halnya heal.

  • Scientists around the world work hard to find the remedy to cure the new disease still unknown to the medical world. – Ilmuwan di seluruh dunia bekerja keras untuk menemukan obat guna menyembuhkan penyakit baru yang belum dikenal di dunia medis.
  • It seems impossible to cure a cancer that has spread throughout the body. – Tampaknya tidak mungkin menyembuhkan kanker yang telah menyebar ke seluruh tubuh.

One thought on “Heal vs Cure

  1. Kharis A

    Min, metode penyembuhan si Healer itu kira2 apa saja? terima kasih

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *