Continual vs Continuous: Sama atau Beda?

By | July 29, 2017

Sobat pembaca setia englishforsma.com, topik kita kali ini adalah dua ajektiva yang sama-sama mempunyai keterkaitan dengan kata kerja continue, yakni continual dan continuous. Sama atau beda sebenarnya? Kedua kata tersebut dalam bahasa Indonesia bisa diartikan terus-menerus. Meskipun demikian, masing-masing kata mempunyai pengertiannya sendiri. Jadi, kedua ajektiva tersebut tidak bisa dipertukarkan. Tulisan sederhana ini dibuat untuk menjelaskan perbedaan keduanya.

CONTINUAL

Menurut kamus online Cambridge Dictionary, ajektiva ini berarti “ happening repeatedly, usually in an annoying or not convenient way” – terjadi berulang-ulang, biasanya dengan cara yang menjengkelkan atau tidak mengenakkan. 

Untuk memahami kata ini, sobat bayangkan hewan serigala peliharaan sobat melolong berulang-ulang atau terus-menerus sepanjang malam. Pada titik-titik tertentu dalam lolongan panjang semalam-malaman itu, si serigala pasti berhenti melolong. Jadi ada semacam pola melolong-berhenti-melolong-berhenti-melolong-berhenti, dan terus-menerus terjadi demikian. Itulah yang disebut continual.

Atau sobat bayangkan hujan yang terus-menerus mengguyur seharian dari pagi sampai malam, tetapi pada titik-titik tertentu hujan berhenti. Jadi, sama dengan lolongan serigala itu, ada semacam pola hujan-berhenti-hujan-berhenti-hujan-berhenti, dan terus-menerus terjadi seperti itu dari pagi sampai malam. Seperti itulah makna kata ini.

Begitu juga dengan batuk. Batuk itu datang dan pergi. Ketika seseorang mengatakan dia batuk terus-menerus sepanjang malam, itu tidak berarti tidak ada jeda. Batuk datang dan pergi, berulang-ulang.

Perhatikan contoh-contoh kalimat berikut ini:

  • In Indonesia, we have continual rain in wet season. – Di Indonesia, kami mengalami hujan terus-menerus di musim hujan.
  • There is nothing more annoying than continual howling of a wolf. – Tidak ada yang lebih menjengkelkan daripada lolongan berulang seekor serigala.

CONTINUOUS

Kamus online Merriam Webster mendefinisikan kata ini sebagai “marked by uninterrupted extension in space, time, or sequence“. Kata inilah yang berarti terus-menerus tanpa henti, non-stop, tanpa ada interupsi. Sobat bayangkan melakukan penerbangan 16 jam dari Tokyo ke Minnesota tanpa henti. Seperti itulah yang disebut continuous. Rangkaian pegunungan yang berjajar dari utara ke selatan membentuk sebuah garis tanpa putus bisa dideskripsikan dengan kata ini juga. Atau hujan yang terus-menerus tanpa henti juga bisa digambarkan dengan kata ini.

Perhatikan contoh-contoh kalimat berikut ini:

  • The Andes Mountains run in a continuous line along South America’s west coast. – Pegunungan Andes berjajar dalam garis tak terputus sepanjang pesisir barat Amerika Selatan.
  • This battery should be able to provide a continuous supply of power for 5 hours. – Batrei ini seharusnya bisa menyediakan tenaga terus-menerus tanpa henti selama 5 jam.

Semoga penjelasan sederhana ini membantu. Cheers.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *