Clue vs Hint vs Lead: Apa Bedanya?

By | April 7, 2017

Sobat pembaca, tiga nomina yang kita bahas kali ini, cluehint, dan lead mempunyai kemiripan makna. Dua kata pertama kadang-kadang bisa dipertukarkan, kata pertama dan ketiga juga kadang-kadang bisa dipertukarkan, tetapi tidak dengan kata kedua dan ketiga. Dalam bahasa Indonesia sering diartikan petunjuk, yakni informasi yang membantu kita melakukan, menyelesaikan, atau mencapai sesuatu. Meskipun ketiganya sering diartikan sama, tiga kata tersebut sebenarnya tidak benar-benar sama pengertiannya. Lalu, apa bedanya? Mari kita bahas satu per satu.

CLUE

Secara umum, kata ini merujuk pada petunjuk yang berada di luar sana dan siap untuk ditemukan. Jadi, sobatlah yang harus secara aktif menemukannya. Yang disebut clue bisa berupa obyek/benda fisik maupun sesuatu yang non-fisik, termasuk kata-kata lisan maupun tertulis.

Ketika sobat membaca sebuah paragraf dan tidak mengerti salah satu kata sulit yang ada dalam paragraf itu, sobat bisa melihat kata-kata atau frasa-frasa yang ada di sekitar kata tersebut, dan menggunakan kata-kata atau frasa tersebut untuk mengartikan kata sulit itu. Kata dan frasa di sekitar kata sulit itu bisa memberi konteks yang akan membantu sobat mengartikan kata sulit tersebut. Itulah yang disebut context clues, petunjuk yang memberi sobat konteks. Dan dalam hal ini, sobat harus mencari dan menemukan kata-kata atau frasa-frasa yang benar-benar bisa memberi petunjuk.

Atau, ketika terjadi tindak kejahatan, polisi juga aktif mencari petunjuk dengan mengumpulkan informasi dari saksi atau orang-orang di sekitar tempat kejadian perkara, menemukan bukti di TKP, mungkin berupa percikan darah, helai rambut, atau sidik jari. Semua hal ini memberi petunjuk dalam pengertian iniPetunjuk-petunjuk itu ada di sana dan menunggu untuk ditemukan polisi.

HINT

Kata ini lebih lazim digunakan untuk menyebut petunjuk yang sudah diketahui seseorang dan kemudian diberikan kepada orang lain supaya orang lain itu mempunyai gambaran yang lebih jelas tentang sesuatu. Misalnya, suatu ketika sobat membelikan hadiah ulang tahun untuk kekasih sobat. Sobat membungkusnya dengan kertas kado terbaik. Ketika sobat menyampaikan hadiah tersebut, sobat bertanya, “Coba terka apa kira-kira apa hadiahnya?” Lalu, kekasih sobat berujar,”Hmmm, kira-kira apa ya? Kasih petunjuk donk.”

Nah, petunjuk dalam konteks ini adalah informasi yang tentu sudah sobat ketahui, dan siap sobat berikan. Jadi, bukan kekasih sobat yang harus secara aktif mencari dan menemukan. Kata hint tepat digunakan di sini.

Atau, ketika sobat sedang mengerjakan teka-teki silang. Biasanya ada petunjuk mendatar dan menurun yang bisa dipakai oleh sobat untuk menyelesaikan teka-teki itu. Petunjuk-petunjuk berupa kata-kata itu tentu sudah diketahui oleh pembuatnya, dan diberikan kepada siapapun yang mengerjakan teka-teki. Kata hint lebih lazim dalam konteks ini. Sobat tidak mencari sendiri petunjuk itu. Petunjuknya sudah diberikan.

Tetapi, perlu dicatat bahwa kata clue juga bisa dipakai menggantikan hint, meskipun tidak terlalu lazim. Sementara itu, kata clue tidak bisa digantikan oleh kata hint seperti dalam konteks mencari petunjuk untuk mengartikan kata sulit dalam bacaan ataupun petunjuk untuk memecahkan kasus kejahatan, karena petunjuk-petunjuk itu belum diketahui dan harus dicari.

LEAD

Sebagai nomina, kata ini juga berarti petunjuk. Kata ini biasanya dipakai untuk menyebut petunjuk yang ‘mengarahkan’ seseorang pada sesuatu. Dalam konteks pemecahan sebuah kasus kejahatan seperti disinggung di atas, kata clue bisa digantikan dengan lead. Atau, ketika sobat sedang berburu harta karun, sobat menemukan petunjuk yang mengarahkan sobat ke suatu tempat tertentu. Petunjuk ini bisa sobat sebut lead atau clue.

Kata ini juga bisa digunakan, misalnya, ketika seorang penjual alat-alat kesehatan – setelah selesai mengunjungi satu rumah – mendapatkan informasi dari tuan rumah nama-nama orang di lingkungan itu yang mungkin bisa dikunjungi. Informasi ini bisa disebut lead, karena informasi ini menjadi petunjuk yang mengarahkan sobat dari satu rumah ke rumah-rumah berikutnya.

Kata ini HANYA bisa menggantikan clue ketika ada sesuatu yang sobat ingin selesaikan atau jawab dan selama proses itu  sobat menemukan sesuatu yang mengarahkan sobat dari satu titik ke titik berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *