Business vs Busyness: Tahu kan Bedanya?

By | April 17, 2022

Sobat pembaca setia, kali ini kita akan membahas 2 nomina yang memiliki kemiripan ejaan, tetapi berlainan arti. Kedua kata tersebut adalah business dan busyness. Meskipun keduanya berbeda arti, tetapi mereka berawal dari akar kata yang sama dari sisi etimologi. Mari kita bahas masing-masing kata.

BUSINESS

Kata ini adalah nomina dengan 2 suku kata, diucapkan biz-nəs. Kamus online Merriam Webster menyebutkan beberapa arti kata ini, yang secara umum merujuk pada kegiatan perdagangan atau aktivitas jual beli, pemasaran, dan seputar itu. Salah satu definisi yang diberikan adalah “a usually commercial or mercantile activity engaged in as a means of livelihood” – suatu aktivitas perdagangan atau komersial yang dilakukan sebagai sarana pendukung kehidupan. Bisa juga diartikan urusan, hal, bahkan hak.

Kata business berasal dari kata dalam bahasa Inggris lama bisignes, yang berarti pekerjaan atau profesi. Menariknya akar kata dari bahasa Inggris lama tersebut mengalami perubahan makna seiring waktu. Awalnya, kata bisignes berarti anxiety atau kecemasan. Di jaman bahasa Inggris pertengahan (sekitar abad 14), kata yang sama ini didefinisikan sebagai busyness, keadaan sibuk (dalam pengertian banyak terlibat dalam kegiatan).

Pada akhir abad 14, kata bisignes kemudian berubah makna menjadi okupasi atau pekerjaan atau profesi. Baru pada tahun 1727 kata tersebut mulai digunakan dengan pengertian perdagangan. Di sekitar tahun yang sama, kata bisignes kemudian dilafalkan dengan 2 suku kata sebagaimana kita kenal saat ini.

BUSYNESS

Kata ini dilafalkan bɪz.i.nəs dengan 3 suku kata. Nomina ini berarti kesibukan atau keadaan sibuk. Kamus online yang sama mendefinisikan nomina ini sebagai “the state of having or being involved in many activities” – keadaan mempunyai atau terlibat dalam banyak aktivitas. Dari definisi tersebut jelas bahwa nomina ini sangat berbeda artinya dari kata business, meskipun keduanya berasal dari akar kata yang sama.

Secara etomologi, kata ini berasal dari ajektiva busy diikuti akhiran ness sehingga menjadi busyness. Kata busy sendiri berasal dari kata bahasa Inggris kuno bisig, kata yang juga menurunkan kata business (lihat penjelasan tentang kata business di atas).

Author: Noeg

English teacher, blogger, translator, workshop facilitator, writing addict, and photography enthusiast, living in Yogyakarta. I teach, I write, therefore I am.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

eighteen + fourteen =