Device vs Tool: Sama atau Beda?

By | December 13, 2015

Sobat pembaca, sebelumnya sudah pernah kita bahas tentang tool dan equipment, dua kata yang saling berkaitan dan mempunyai kemiripan makna dalam bahasa Indonesia. Nah, supaya pemahaman sobat pembaca semakin lengkap, kali ini kita akan membandingkan kata tool dengan device.

Kata device mengacu pada segala sesuatu yang dirancang untuk melakukan fungsi tertentu. Jadi, kata ini merujuk pada alat yang mampu melakukan fungsi tertentu dalam dirinya sendiri. Calculator, misalnya, adalah alat dalam pengertian ini karena alat ini memang dirancang atau dibuat untuk mampu melakukan fungsi tertentu dalam dirinya sendiri, yakni fungsi hitung.

Contoh lain adalah laptop. Laptop dirancang untuk melakukan fungsi tertentu. Dan kita tahu ada banyak hal yang mampu dilakukan oleh laptop. Demikian juga dengan radio dan television.

Apakah semua benda yang telah disebutkan tadi juga bisa disebut tool? Tergantung dari mana kita melihatnya. Bendanya sendiri memang termasuk dalam kategori device karena dirancang dan diciptakan untuk fungsi tertentu sebagaimana diinginkan oleh pembuat atau perancangnya. Tetapi, alat ini bisa digunakan sebagai tool untuk mencapai tujuan tertentu oleh pemakainya.

Jelasnya begini. Alat-alat seperti smartphone, tablet, cell phones, Iphones, dan lain-lain adalah device jika dilihat dari fungsi benda-benda tersebut diciptakan. Tetapi, seorang pengusaha bisa menggunakan semua obyek tersebut sebagai business tool untuk, misalnya, memaksimalkan produktivitas perusahaannya. Coba perhatikan kalimat berikut ini:

  • A businessman makes use of all communication devices such as smartphones, tablets, and cell phones as a business tool to maximize productivity.

Sebaliknya, bagaimana dengan alat-alat seperti palu (hammer)? Apakah alat ini bisa disebut device? Tentu tidak. Hammer tidak bisa disebut dengan sebutan itu karena benda ini tidak mampu melakukan fungsi tertentu dalam dirinya sendiri. Hammer hanya bisa disebut tool. Hammer hanya bisa digunakan untuk melakukan pekerjaan tertentu. Benda ini tidak melakukan fungsi tertentu dalam dirinya sendiri seperti fungsi yang mampu ditunjukkan oleh kalkulator, TV, radio, atau smartphones.

Kesimpulannya, dalam konteks tertentu device bisa diperlakukan sebagai tool, tetapi  tool tidak bisa disebut atau diperlakukan sebagai device.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *