Will vs Be going to

By | November 17, 2015

Baik will maupun be going to digunakan untuk mengungkapkan kejadian yang akan terjadi di waktu yang akan datang (future). Hanya saja, sobat pembaca mesti paham benar perbedaan di antara keduanya, supaya bisa menggunakan will atau be going to dengan benar.

Will

Ilustrasi berikut ini mungkin bisa membantu sobat semua untuk memahami penggunaan kata ini dengan baik. Suatu hari seorang teman datang mengunjungi sobat pembaca untuk meminjam sepeda. Sobat pembaca memutuskan untuk mengijinkan teman sobat ini untuk menggunakan sepeda yang sobat parkir di halaman depan rumah.

Tetapi, ketika teman sobat ini mau naik ke atas sepeda, dia mendapati ban sepeda tersebut kempes. Sobat memeriksa kondisi ban dan melihat ban itu bocor karena ada paku menancap tembus hingga ban dalam. Karena teman ini adalah teman baik, sobat mengatakan akan memperbaiki ban itu dulu supaya teman baik ini bisa memakai.

Dalam konteks seperti ini, silakan sobat pembaca menggunakan will, misalnya dengan mengatakan:

  • I will get it fixed first. You can come back later. – Saya akan perbaiki dulu bannya. Silakan datang lagi nanti.

Will digunakan dalam kalimat tersebut karena keputusan sobat untuk memperbaiki ban itu bersifat spontan, tidak direncanakan. Keputusan itu dibuat segera setelah Anda mengetahui  ban itu bocor.

Be going to

Lain halnya jika kejadiannya seperti ini:

Teman baik Anda datang untuk meminjam sepeda. Tetapi, sobat pembaca meminta maaf tidak bisa meminjamkannya hari itu karena tahu bahwa ban sepeda tersebut bocor. Sobat sudah punya rencana untuk membawa ke bengkel sepeda hari Minggu besok supaya ban bisa diperbaiki, seraya meminta teman ini untuk datang lagi Minggu siang setelah ban diperbaiki. Dalam hal ini sobat pembaca bisa mengatakan:

  • I’m sorry I can’t lend it to you now. The tire is flat. I’m going to get it fixed this Sunday. So, maybe you can come back again this Sunday afternoon. – Maaf, saya tidak bisa meminjamkanna hari ini. Bannya kempes. Saya akan perbaiki dulu hari Minggu ini. Silakan datang lagi Minggu siang.

Dalam konteks ini, be going to dipakai karena keputusan untuk memperbaiki ban itu tidak terjadi spontan. Sobat pembaca sudah punya rencana untuk melakukan itu.

Kesimpulannya, silakan sobat pembaca menggunakan will jika keputusan untuk melakukan sesuatu dibuat secara spontan tanpa rencana, dan silakan menggunakan be going to jika keputusan untuk melakuka sesuatu sudah direncanakan sebelumnya.

4 thoughts on “Will vs Be going to

  1. Kampung Inggris

    Cukup informatif, hanya saja ada beberapa poin yang belum disebutkan. Sebagai info tambahan, baca juga perbedaan will dan be going to dalam artikel yang kami sajikan

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *