If vs When: Beda Apa Sama?

By | June 19, 2018

Sobat pembaca, dua kata yang kita bahas kali ini sebenarnya dua kata yang memang berbeda dalam hal makna dan penggunaan. Tetapi, entah kenapa, cukup banyak pembelajar bahasa Inggris mengalami kebingungan saat menggunakan kedua kata tersebut. If diartikan ‘jika’ atau kalau, dan when diartikan ‘ketika’, meskipun dalam konteks tertentu if dan when bisa dipertukarkan.

IF

Kata ini diartikan ‘jika’, ‘kalau’, atau ‘seandainya’ dalam bahasa Indonesia. Kata ini digunakan dalam conditional sentences, yang biasa disebut dengan kalimat pengandaian. Kalimat tersebut dipakai untuk mengungkapkan bahwa suatu hasil atau konsekuensi akan terjadi JIKA sesuatu (sebagai syarat atau condition-nya) terpenuhi. Perhatikan contoh-contoh berikut ini:

  • I can only go if my parenst allow me to. – Saya bisa pergi JIKA orang tua saya mengijinkan.
  • If the rain stops, the match will continue. – JIKA hujannya reda (nanti), pertandingan akan berlanjut.
  • I would say no if I were you. – Saya akan mengatakan tidak JIKA saya jadi kamu.

Sobat bisa melihat bahwa dalam tiap-tiap kalimat ada hasil dan ada syarat. Jika syaratnya terpenuhi, konsekuensi atau hasilnya akan terjadi. Jika syarat tidak terpenuhi, tidak akan ada hasil. Kalimat pertama mengatakan bahwa saya bisa pergi dengan syarat orang tua saya mengijinkan. Jika mereka tidak mengijinkan, saya tidak bisa pergi. Demikian juga dengan kalimat kedua. Pertandingan akan dilanjutkan dengan syarat hujan reda. Jika tidak reda, pertandingan tidak akan dilanjutkan.

Kalimat ketiga sedikit berbeda. Kalimat tersebut mengisyaratkan pertentangan dengan fakta sekarang. Faktanya, saya BUKAN dirimu. SEANDAINYA saya jadi kamu (faktanya bukan), saya akan mengatakan tidak. Jadi siapapun yang mengungkapkan kalimat tersebut, dia hanya berandai-andai. Dalam kalimat -kalimat di atas kata when tidak bisa menggantikan if.

WHEN

Kata ini berarti ‘ketika’. Kata ini digunakan ketika sobat berbicara tentang waktu atau syarat/kondisi di masa yang akan datang yang kita yakini pasti terjadi.  Misalnya, nanti waktu saya tumbuh besar, saya ingin menjadi pilot. Kalau sobat mengungkapkan kalimat ini, itu berarti bahwa tumbuh besar itu adalah sesuatu yang pasti. Untuk memperjelas, coba bandingkan dua kalimat berikut:

  • If Maria comes back here, please tell her I’ve looked for her. – Jika Maria pulang nanti, sampaikan padanya bahwa saya mencarinya. Dalam hal ini, sobat tidak tahu apakah Maria akan pulang atau tidak. Mungkin saja terjadi (bahwa dia akan pulang), tetapi tidak pasti. Maria bisa pulang, bisa juga tidak. Kalimat ini juga mengisyaratkan bahwa kepulangan Maria itu adalah syarat yang harus dipenuhi supaya orang yang diajak bicara bisa menyampaikan sesuatu kepada Maria.
  • When Maria comes back here, please tell her I’ve looked for her. – Kalau/ketika Maria pulang, tolong sampaikan padanya saya mencarinya. Dalam hal ini, sobat yakin bahwa Maria pasti akan pulang.

Ada satu situasi ketika if dan when bisa pertukarkan TANPA ada perbedaan makna. Sobat bisa menggunakan if atau when ketika sobat berbicara tentang hal atau fakta yang berulang kali terjadi atau diterima secara umum sebagai kebenaran umum. Misalnya, kalau sobat memanaskan es, es itu mencair. Pasti terjadi demikian, dan itu sudah diterima sebagai kebenaran umum.

  • If/when you heat ice, it melts. – Jika/ketika sobat memanaskan es, es itu mencair.
  • If/when you freeze water, it turns into ice. – Jika/ketika sobat mendinginkan air, ia akan berubah menjadi es.

Semoga membantu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *