Homicide vs Murder: Pahami Bedanya!

By | October 17, 2017

Sobat pembaca setia englishforsma.com, dua nomina yang diangkat menjadi topik bahasan kali ini – homicide dan murder – saling berkaitan dalam hal makna. Keduanya sering diartikan pembunuhan. Meskipun demikian, tidak berarti keduanya bisa dipertukarkan. Kata pertama mempunyai cakupan lebih luas daripada kata kedua. Maksudnya, murder adalah bagian dari homicide. Mari kita bahas masing-masing kata.

HOMICIDE

Nomina ini merujuk pada penghilangan nyawa seseorang dalam arti umum. Maksudnya, kata ini digunakan untuk menyebut pembunuhan dalam bentuk apapun, baik disengaja maupun tidak, baik direncanakan maupun tidak, baik dengan intensi kriminal maupun tidak. Jadi, sebagaimana disebutkan di atas, kata ini mempunyai cakupan makna lebih luas.

Oleh karena itu, kata inilah yang dipakai untuk menyebut bagian dari kepolisian yang mengurusi masalah pembunuhan. Bagian inilah yang akan turun tangan ketika terjadi pembunuhan, apapun motifnya, entah disengaja atau tidak, direncanakan atau tidak. Homicide Unit atau Homicide Division adalah istilah yang sering dipakai untuk menyebut bagian tersebut.

Dari segi hukum, ada tiga kategori homicide: criminal, excusable, dan justifiable.  Yang termasuk dalam kategori criminal adalah pembunuhan terencana, ataupun tidak terencana tetapi termasuk dalam tindak kejahatan. Kalau sobat tanpa sengaja membunuh seseorang karena membela diri, atau membela orang lain, tindakan ini lazimnya dikategorikan excusable atau justifiable homicide.  Atau, ketika seorang petugas menembak mati seorang penjahat yang melakukan penyerangan terhadap dirinya, tindakan ini juga masuk dalam kategori ini.

MURDER

Kata ini merujuk pada tindakan pembunuhan yang lazimnya sudah direncanakan oleh pelaku, dan oleh karena itu termasuk dalam tindak kejahatan. Kata ini dipakai untuk menyebut tindakan pembunuhan sebagai bagian dari homicide. Tepatnya, yang disebut murder adalah contoh dari criminal homicide.

Secara hukum, tindakan pembunuhan yang disebut murder pasti mempunyai konsekuensi hukum, dan dalam sistem peradilan Amerika Serikat dibagi menjadi 3 tingkat: tingkat pertama, kedua, dan ketiga, tergantung pada beratnya kejahatan dan intensi pelaku.

Semoga membantu.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *