Cost vs Expense: Apa Bedanya?

By | January 2, 2016

Kata cost dan expense biasa saling dipertukarkan dalam konteks sehari-hari tanpa ada perbedaan makna yang berarti. Dalam bidang akuntansi dan bisnis, dua kata tersebut dibedakan terkait dengan penulisan laporan keuangan dalam tata buku. Kali ini, sobat pembaca, kita akan membahas dua kata tersebut dalam konteks penggunaan sehari-hari.

COST

Kata ini bisa berfungsi sebagai kata kerja (verb) atau kata benda (noun). Kali ini kita hanya akan membahas kata ini sebagai kata benda. Sebagai nomina, bentuk jamak kata ini adalah costs.

Dibandingkan kata-kata lain: fee, fare, dan charge, kata ini mempunyai cakupan makna yang jauh lebih luas dan umum. Kata cost umumnya mengacu pada biaya yang sobat keluarkan untuk MENDAPATKAN, MEMBELI, MELAKUKAN, MEMPRODUKSI, atau MEMELIHARA sesuatu. Menilik definisi itu, kata ini praktis mengacu pada biaya apapun yang sobat keluarkan.

  • The resources of Matto Grosso are practically undeveloped, owing to the isolated situation of the state, the costs of transportation and the small population. – Sumber daya negara Matto Grosso secara praktis tak berkembang akibat letak negara tersebut yang terisolasi, biaya transportasi dan populasinya yang kecil.

  • Owing to the great distances which must be covered, the costs of the postal service in Argentine are unavoidably high. – Karena jarak yang harus ditempuh begitu jauh, biaya layanan pos di Argentina (tak terhindarkan) tinggi.

EXPENSE

Kata expense sering diartikan sebagai pengeluaran, dan dalam konteks sehari-hari sama artinya dengan cost. Kita sering menjumpai banyak frase yang menggunakan kata ini: living expenses, medical expenses, shipping expenses, travel expenses, transportation expenses, dan lain-lain. Kata expense dalam frase-frase tersebut dapat diganti dengan kata cost: living costs, medical costs, shipping costs, travel costs, transportation costs tanpa ada perbedaan makna.

CATATAN

Dalam bidang akuntansi dan bisnis, cost dibedakan dari expense. Cost adalah biaya yang dikeluarkan atau dikorbankan untuk mendapatkan, membeli, atau memproduksi aset, harta yang diharapkan akan mendatangkan keuntungan ekonomis/mengalirkan uang ke dalam kantong kita. Sebagai contoh, sobat pembaca bergerak dalam bisnis transportasi penyewaan mobil. Sobat membeli mobil seharga Rp. 180.000.000,-. Uang yang sobat keluarkan untuk membeli mobil itu disebut cost.

Sementara expense lebih sering diartikan sebagai beban atau biaya yang sobat keluarkan selama menggunakan mobil itu untuk mendapatkan penghasilan (dalam hal ini bisnis sewa mobil). Ketika sobat membeli mobil, uang yang dikeluarkan itu disebut cost. Nah, ketika sobat mengeluarkan uang untuk ganti oli, ganti busi, beli bensin, ganti karburator dan lain-lain selama menyewakan mobil sebagai aktivitas bisnis utama, pengeluaran itu disebut expense.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *