Boundary vs Border: Ketahui Bedanya!

By | March 19, 2018

Dua nomina yang kita bahas kali ini – boundary dan border – memang membingungkan. Keduanya sering diartikan batas/perbatasan dalam bahasa Indonesia. Penutur asli tentu tidak mengalami kesulitan menggunakan kedua nomina tersebut. Tetapi, bagi mereka yang sedang belajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing, membedakan kedua nomina ini bukan hal mudah. Mari kita bahas masing-masing kata.

BOUNDARY

Kamus online Cambridge Dictionary mendefiniskan kata ini sebagai “a real or imagined line that marks the edge or limit of something” – garis nyata atau imajiner yang menandai tepi atau batas dari sesuatu. Secara sederhana, kata ini dapat diartikan garis batas, baik real maupun imajiner. Kata ini seringkali mengisyaratkan bahwa batas-batas tersebut TIDAK BOLEH sobat langgar atau lewati.

Kamus online tersebut TIDAK secara khusus menyebutkan (garis) batas dari sesuatu yang spesifik, tetapi (garis) batas dari sesuatu. Yang dimaksud sesuatu tentu bisa apapun yang mempunyai garis batas, baik menyangkut hal-hal real secara fisik, maupun hal-hal yang sifatnya abstrak. Jadi, kata ini biasa dipakai untuk menyebut garis batas secara umum. Oleh karena itu, penggunaan kata ini lebih luas dibanding kata border.

Sebagaimana disebutkan kamus tersebut, garis batas bisa real secara fisik maupun imajiner. Garis batas fisik bisa berupa pagar kayu, misalnya, yang menandai batas tanah pekarangan milik sobat. Bisa juga berupa pagar tembok yang menandai batas tanah tempat rumah sobat berdiri. Bisa juga berupa sungai, yang menandai batas antara dua wilayah geografis. Atau kalau sobat mempunyai beberapa petak sawah, garis batas antar petak berupa pematang atau “galengan” dalam bahasa Jawa. atau garis batas lapangan sepak bola. Semua bentuk/jenis garis batas ini disebut boundary.

Boundary bisa juga berupa sesuatu yang abstrak. Misalnya, kalau sobat sedang menjalin relasi romantis dengan seseorang, tentu ada batas-batas yang tetap harus dijaga sebelum sobat dan kekasih secara resmi menikah. Nah, batas-batas semacam ini juga disebut boundary. Atau dalam kehidupan sehari-hari, sering kita bicara tentang garis batas antara benci dan cinta yang kata orang kabur. Atau batas yang kabur antara ilusi dan realitas. Nah, batas kabur ini sering disebut blurred boundary (plural: boundaries).

  • We finally decided to build a one meter high wooden fence on the northern boundary line of our land. – Kami akhirnya memutuskan untuk membangun pagar kayu setinggi 1 meter di atas garis batas sebelah utara dari tanah kami.
  • The Rio Grande officially became the boundary between Texas and Mexico in 1848. – Rio Grande secara resmi menjadi batas antara Texas dan Meksiko pada tahun 1848.
  • There is a blurred boundary between hate and love. – Ada batas yang kabur antara benci dan cinta.
  • Once you are committed to a girl, you have to set boundaries in your relationship with her. – Sekali kamu berkomitmen terhadap seorang gadis, kamu harus menetapkan batas-batas dalam hubunganmu dengannya.

BORDER

Sebenarnya, secara teori yang disebut border adalah juga boundary. Tetapi, dalam praktik keseharian, kata ini digunakan dalam konteks yang lebih sempit ketimbang kata boundary. Kata ini TIDAK PERNAH digunakan untuk merujuk pada batas-batas abstrak sebagaimana dalam contoh kalimat ke 3 dan ke 4 di atas.

Kata ini lebih lazim digunakan untuk membicarakan batas-batas antar negara. Jadi, ada konotasi politis dalam kata ini. Jadi, kata ini bisa menggantikan kata boundary dalam contoh kalimat ke 2 di atas, meskipun dalam konteks seperti ini, kata border lebih lazim digunakan daripada boundary.

  • The Rio Grande officially became the border between Texas and Mexico in 1848. – Rio Grande secara resmi menjadi batas antara Texas dan Meksiko pada tahun 1848.
  • Trump proposed that a border wall be built between Meksiko and the US. – Trump mengusulkan agar dibangun tembok perbatasan antara Meksiko dan Amerika Serikat.

Nah, ketika kita bicara tentang border sebagai batas politis antar negara, kita juga berbicara tentang batas politis resmi, dijaga dan dipatroli, dan pos-pos penjagaan yang dibangun sepanjang perbatasan.

Kata ini bisa dipertukarkan dengan kata boundary ketika sobat bicara tentang batas tepi dari sesuatu, misalnya, tanaman sebagai batas tepi halaman, pagar kayu sebagai batas tepi area properti, dan lain-lain. Maka, frasa-frasa berikut lazim dijumpai: border/boundary plants (tanaman sebagai batas tepi), border/boundary wall (dinding sebagai batas tepi), border/boundary fence (pagar sebagai batas tepi), dan lain-lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *