Believe vs Trust

By | January 8, 2016

Kali ini, sobat pembaca, kita akan membandingkan dua kata, believe dan trust, dua kata yang saling berkaitan tetapi mempunyai makna yang berbeda. Mari kita bahas satu per satu.

BELIEVE

Believe adalah kata kerja (verb). Bentuk kata bendanya (noun) adalah belief. Kata ini, sebagaimana disampaikan dalam pembahasan sebelumnya, bisa mempunyai beberapa makna:

  1. Percaya bahwa yang disampaikan atau dikatakan orang lain benar adanya: I believe you, I believe him. Untuk mengungkapkan makna ini, kata believe tidak diikuti in.
  2. Percaya bahwa sesuatu itu ada: I believe in God, I believe in angels, I believe in ghosts, dan lain-lain. Kata believe diikuti in.
  3. Percaya bahwa seseorang mampu melakukan, menghadapi, menyelesaikan, menangani, mengelola, dan lain-lain, tergantung situasinya: I believe in my daughter.

TRUST

Kata ini adalah kata kerja (verb). Bentuk nominanya sama, tidak ada perubahan. Kata ini mempunyai makna yang berbeda dengan believe, meskipun dalam bahasa Indonesia juga sering diartikan sebagai percaya. Ketika saya mengatakan I trust (in) you, saya sedang mengatakan bahwa saya mempercayai integritas Anda, kejujuran Anda, komitmen Anda, dan saya mengandalkan Anda, dan bahwa Anda memang bisa diandalkan karena Anda mempunyai integritas dan komitmen tinggi.

Jadi, dengan kata lain, kata ini terkait erat dengan keyakinan bahwa seseorang bisa diandalkan. Itu kata kuncinya. Kalau sobat pernah melihat uang kertas Amerika, di sana tertulis In God we trust. Yang hendak disampaikan bukan sekadar Dalam Tuhan saya percaya. Lebih dari itu. Kalimat itu ingin menyampaikan pesan bahwa kami menyerahkan seluruh hidup kami dalam penyelenggaraan Tuhan, karena kami mengandalkan Tuhan, yang memang pantas untuk diandalkan.

Semoga bermanfaat.

2 thoughts on “Believe vs Trust

  1. Iwan

    Jadi dalam penggunaan kata believe dan trust. Apakah kata trust lebih kuat maknanya di bandingkan kata believe?

    Reply
    1. Nugroho Widi Post author

      Hallooo,, thanks udah membaca yak. Kalau dikatakan lebih kuat, bisa juga karena untuk trust kepada orang, Anda harus believe him/her atau believe in him/her lebih dulu.

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *