Baby vs Newborn vs Infant vs Toddler: Pahami Bedanya!

By | May 13, 2018

Sobat pembaca setia, salam jumpa lagi. Kali ini englishforsma.com mengangkat pokok bahasan tentang empat nomina yang terkait dengan bayi, yakni baby, newborn, infant, and toddler. Tentu ada persilangan makna di antara keempat kata tersebut, dan kalau sobat melihat definisi kamus, tidak ada penjelasan definitif untuk masing-masing kata. Yang perlu sobat perhatikan adalah bahwa masing-masing kata memberi tekanan tertentu. Mari kita bahas masing-masing kata.

BABY

Ini adalah kata yang mempunyai makna paling umum, dan mencakup tiga kata lain. Dalam bahasa Indonesia kata ini diartikan bayi. Kamus online Merriam-Webster mendefinisikan kata ini sebagai “an extremely young child” – seorang anak yang masih sangat muda. Definisinya sangat umum, dan tidak ada batasan usia.

Jadi, kalau sobat hanya sekedar ingin merujuk pada anak yang belum bisa berjalan atau bicara, dan tidak ingin memberi tekanan tertentu, gunakan kata ini. Perlu dicatat bahwa biasanya, penutur asli akan menggunakan kata ini untuk menyebut bayi yang baru lahir sampai anak usia empat tahun, meskipun sebenarnya tidak ada batasan usia yang pasti. Berikut adalah contoh-contoh kalimat menggunakan kata ini:

  • Mary is going to have a baby. – Mary mau melahirkan bayi.
  • The couple want another baby. – Pasangan itu menghendaki satu bayi lagi.
  • The baby is asleep in the play pen. – Bayi itu tidur di tempat tidur bayi.

NEWBORN

Secara teknis newborn bisa juga disebut baby. Meskipun demikian, kata ini memberi penekanan pada makna tertentu yang lebih spesifik. Kamus online thefreedictionary.com mendefinisikan kata ini sebagai “a very young child (from birth to 1 year)” – anak yang sangat muda (dari baru lahir sampai usia 1 tahun). Jadi, kalau sobat hendak menekankan makna “baru lahirnya”  itu, silakan sobat menggunakan kata ini.

Apakah sobat bisa menggantinya dengan kata baby? Bisa saja. Tetapi, sobat mesti ingat bahwa yang akan ditangkap oleh pendengar adalah makna umumnya kalau sobat menggunakan kata itu. Berikut adalah beberapa kalimat menggunakan kata ini:

  • The newborn kept crying. – Bayi yang baru lahir itu terus-menerus mengangis.
  • It’s amazing that the newborn possesses such control. – Sangat mangagumkan bahwa bayi yang baru lahir itu memiliki kendali seperti itu.

INFANT

Kata ini dalam bahasa Indonesia juga diartikan bayi. Dan memang secara teknis yang disebut infant adalah baby.  Kata ini lebih lazim digunakan untuk menyebut bayi usia 2 bulan sampai 1 tahun. Tetapi, kata ini digunakan dalam dunia yang bersifat akademik dan formal, dan jarang dipakai dalam konteks pembicaraan sehari-hari. Seorang dokter, misalnya, akan cenderung menggunakan kata ini dalam catatan medisnya. Seorang peneliti yang sedang mempresentasikan hasil penelitiannya, atau yang sedang menulis jurnal dengan tema ini, kemungkinan besar akan menggunakan kata ini ketimbang kata baby.

Tetapi, mereka kemungkinan besar akan menggunakan kata baby ketika berbicara di luar lingkup akademik dan formal. Si dokter, misalnya, akan menggunakan kata ini ketika berbicara dengan orang tua si bayi tentang kondisi kesehatan anak mereka yang masih bayi. Jadi sekali lagi, pilihan kata lebih ditentukan oleh makna apa yang hendak ditekankan.

Di England dan Wales, kata ini dipakai dalam frasa infant school untuk menyebut sekolah yang diperuntukkan bagi anak-anak usia 4 sampai 7 tahun. Barangkali, kata ini dipilih karena frasa tersebut terkait erat dengan sesuatu yang sifatnya formal.

TODDLER

Kata ini berasal dari kata toddle, yang berarti berjalan tertatih (tidak stabil – sobat bayangkan bayi yang sedang belajar berjalan). Kata ini biasanya dipakai untuk menyebut bayi yang sedang belajar berjalan dan bicara. Memang tidak ada batasan usia yang disepakati bersama soal ini. Untuk amannya, silakan sobat gunakan kata ini jika sobat ingin memberi penekanan pada aspek “sedang belajar berjalan” itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *